Deretan Akibat Kurang Serat Ini Yang Akan Terjadi
Kekurangan serat sering kali dianggap sepele, padahal serat adalah "navigasi" utama bagi sistem pencernaan kita. Tanpa serat yang cukup, tubuh akan memberikan sinyal-sinyal peringatan melalui berbagai gangguan kesehatan.
![]() |
| Ilustrasi Akibat Kurang Serat/Magnific |
Dilansir dari NDTV, berikut tujuh tanda dan gejala umum yang dapat muncul akibat kekurangan serat dan penting untuk dikenali. Makanan tinggi serat biasanya memerlukan waktu kunyah lebih lama dan memberikan volume pada lambung tanpa menambah banyak kalori. Anda akan merasa cepat lapar kembali setelah makan. Hal ini sering memicu keinginan untuk mengonsumsi camilan berlebih (overeating).
1. Masalah pencernaan
Gejala yang paling umum adalah sembelit, yang dapat bermanifestasi sebagai jarang buang air besar, kesulitan BAB, atau rasa tidak nyaman saat BAB.
2. Penambahan berat badan
Serat membantu Anda merasa kenyang dan puas setelah makan sehingga mengendalikan asupan kalori secara keseluruhan.
Kekurangan serat dapat menyebabkan makan berlebihan dan penambahan berat badan. Selain itu, makanan tinggi serat sering kali lebih rendah kalori dan lebih mengenyangkan.
3. Memengaruhi kadar kolesterol
Serat larut membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam aliran darah. Serat berfungsi mengikat kolesterol jahat (LDL) di sistem pencernaan dan membawanya keluar dari tubuh sebelum diserap ke darah. Oleh karena itu, asupan serat yang rendah dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi, yang memengaruhi kesehatan jantung secara keseluruhan.
4. Fluktuasi gula darah
Tanpa serat, gula dari makanan akan diserap dengan sangat cepat ke dalam aliran darah, menyebabkan lonjakan insulin yang drastis. Kekurangan serat dapat menyebabkan kenaikan dan penurunan cepat kadar gula darah, yang dapat menjadi masalah khususnya bagi pengidap diabetes atau resistensi insulin.
5. Wasir
Sembelit kronis akibat rendahnya asupan serat dapat meningkatkan risiko wasir, karena mengejan saat BAB dapat memberi tekanan pada pembuluh darah vena di sekitar rektum.
6. Kelelahan
Tidak mengonsumsi cukup serat dapat menyebabkan penurunan energi karena kontrol gula darah yang buruk dan penyerapan nutrisi yang tidak memadai.
7. Keinginan makan
Pola makan rendah serat dapat menyebabkan meningkatnya keinginan mengonsumsi camilan tidak sehat, karena serat membantu mengatur rasa lapar dan kenyang.
Jika ingin menambah asupan serat, lakukan secara bertahap dan imbangi dengan minum air putih yang cukup. Menambah serat terlalu banyak secara mendadak tanpa cairan yang cukup justru bisa membuat perut terasa kembung dan kram.

Post a Comment